Jumat, 06 September 2013

23.35 6 September 2013



Saat ini adalah saat-saat aku membutuhkanmu. Bahkan rasa sakit perasaan ini pun kamu tidak peduli sama sekali, malah menyalahkan perasaan aku sendiri. Yang aku butuhkan hanya kedamaian perasaan dan pikiran, lepas dari belenggu pikiran tentangmu dengan sedikit kepedulian darimu. 

Mungkin kamu tak pernah mengerti, apa lagi ikut merasakan. Walaupun aku berusaha memberi tahumu tentang semua rasa sakit ini. Kamu hanya mengatakan “kalo jodoh gak kemana, jodoh Tuhan dah atur”. Lantas bagaimana jika tidak jodoh padahal menahan sakit bertahun-tahun tanpa kepastian? Konyol bukan? Apakah harus menyalahkan Tuhan, kamu atau perasaan aku sendiri? 

Mempertahankan rasa cinta ataupun mengucapkan selamat tinggal sama saja sakitnya. Mana yang harus aku pilih? Entahlah. Terlalu takut untuk memilih. Tidak ada kekuatan. Hanya berharap Tuhan yang menyelesaikan ini semua.