Rabu, 31 Juli 2013

Ilmuwan Teliti Perputaran Lubang Hitam di Angkasa

CALIFORNIA – Alam semesta selalu memiliki daya tarik tersendiri untuk dipelajari lebih dalam. Termasuk, penemuan baru mengenai lubang hitam di luar angkasa.

Para astronom telah menyaksikan lubang hitam menjadi inti yang dikelilingi galaksi spiral yang berjarak sekira 500 juta tahun cahaya dari Bumi. Dengan mengukur jarak antara tepi dalam dari disk dan lubang hitam ini memungkinkan mereka untuk memprediksi perputaran lubang hitam tersebut seperti dilaporkan Space.com.

Sebelumnya para astronom juga pernah melakukan usaha pengukuran distorsi cahaya berenergi tinggi yang dipancarkan oleh atom besi dalam disk akresi. Tetapi, kali ini mereka menggunakan metode berbeda. Demikian disitat Softpedia, Rabu (31/7/2013).

“Ketika lubang hitam berputar, ia membawa partikel-partikel kecil di sekitarnya untuk mendekat ke arah lubang hitam. Sehingga, lubang hitam tersebut berputar lebih cepat lagi dan lagi,” ungkap penulis utama studi tersebut, Chris Done.

Studi ini menunjukkan bahwa lubang hitam tersebut memiliki tingkat putaran relatif rendah. Dengan penemuan metode ini, diharapkan bisa membantu para astronom menjawab banyak pertanyaan seputar evolusi galaksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar