Selasa, 09 Juli 2013

Teknik Baru IVF Tingkatkan Kesuksesan Pemilihan Embrio

LONDON – Para peneliti mengklaim telah berhasil mengembangkan suatu teknik yang memungkinkan pasangan untuk memiliki bayi dengan cepat dan biaya murah dengan teknik In Vitro Fertilization (IVF).

Tim peneliti dari Oxford University Inggris dan para ahli kesuburan di Amerika Serikat (AS) memaparkan temuan ini dalam sebuah pertemuan Human Reproduction and Embryology.  Sekira lima juta bayi terlahir menggunakan teknik IVF di seluruh dunia.

Meski demikian, hanya ada satu dari tiga siklus IVF yang benar-benar sukses berbuah kehamilan. Dilansir Channel4, Senin (9/7/2013), Dr. Dagan Wells dari Departemen Obstetri dan Ginekologi dari Nuffield mengatakan bahwa pada dasarnya pemilihan benih embrio harus disesuaikan dengan sel telur.

“Embrio hasil fertilisasi dari siklus IVF dipilih berdasarkan tingkat ‘kesehatannya’. Tapi, sebuah teknik baru menjelaskan bahwa semua embrio memiliki potensi cacat akibat kurangnya jumlah kromosom. Di mana, normalnya manusia memiliki 23 pasang kromosom,” jelas Wells mengenai penyebab utama kegagalan embrio.

Teknik ini menggunakan pendekatan yang dapat melihat urutan gen yang dikenal sebagai “next generation sequencing” pada embrio. Prosesnya, sebuah sel tunggal diambil dari dalam tabung yang berisi campuran isi dari tuba falopi atau rahim dengan sperma. Sel ini harus diperiksa terlebih dahulu kromosomnya sebelum ditanamkan ke dalam rahim pendonor atau calon Ibu.

Selanjutnya, next generation sequencing akan menampilkan informasi genetik yang jauh lebih cepat ketimbang metode sebelumnya. Tetapi hingga kini peneliti masih melakukan uji klinis lebih lanjut mengenai keefektifan teknik ini dalam IVF.

Jika terbukti efektif dalam uji klinis, maka secara signifikan dapat mengurangi kemungkinan kelainan kromosom pada embrio. Tak hanya itu saja, besar kemungkinan juga akan menekan biaya teknik IVF sehingga dapat lebih ramah di kantong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar